Pemilu Serentak 2024 masih jauh di depan mata, tetapi Partai Hanura sudah mulai memanaskan mesin politiknya.

Salah satunya dengan menggelar pendidikan politik yang dirangkaikan dengan verifikasi internal partai di DPC Partai Hanura Gianyar, Sabtu 4 Juni 2022.

Saat diwawancarai awak media, Ketua DPD Partai Hanura Bali, Kadek Arimbawa mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggelar pendidikan politik kepada para kader partai tersebut.

Hal ini dilakukannya sebagai bagian dari kesiapan Partai Hanura untuk menghadapi verifikasi faktual menghadapi Pemilu Serentak 2024. Untuk itu, pihaknya sengaja mengundang jajaran KPU dan Bawaslu Gianyar.

Apalagi, saat ini komposisi kader dan pengurus Partai Hanura di Gianyar rata-rata diisi oleh generasi milenial.

“Kami ingin memperlihatkan di Gianyar, Hanura siap verifikasi faktual. Melihat secara langsung keanggotaan organisasi DPC di Gianyar ini kebanyakan anak- anak generasi milenial,” paparnya.

Pria yang akrab disapa oleh Lolak itu menyebut bahwa Partai Hanura kini sudah siap untuk kembal mengirimkan kadernya untuk duduk lembaga legislatif DPRD baik di tingkat I maupun di tingkat II.

“Target di Gianyar, pertama partai Hanura agar lolos menjadi peserta pemilu dalam verifikasi faktual,” imbuhnya.

Di sisi lain, mantan Senator DPD RI Dapil Bali 2009-2019 ini juga menyebut bahwa kegiatan tersebut sebagai bagian dari menjalin komunikasi antar kader dan pengurus untuk membesarkan partai dan mencari tokoh-tokoh calon untuk tahun 2024 ini.

“Catatan saya hari yang ke-6 pendidikan politik ke masing-masing DPC, hari ini di tempat yang tidak memiliki fraksi (Gianyar) justru nampak antusias teman-teman bergabung.  Membuat saya bertambah semangat lagi bisa lolos verifikasi faktual dalam pemilu,” tegas Arimbawa.

Sementara Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, menjelaskan sebenarnya generasi muda tidaklah sulit masuk ke dalam  politik.

Hanya saja tergantung kemauan dan tentang pendidikan politik yang diketahuinya.

“Generasi muda masuk politik memang  tidak sangat sulit.  Namun khususnya untuk generasi muda  Bali sulit, karena berbicara politik masih dianggap tabu. Maka perlu diberikan pendidikan terkait politik,” paparnya.

Hartawan pun mencontohkan, jika di Bali mencari generasi muda menjadi pendukung penyelenggara Pemilu ke sekolah-sekolah sangat sulit sekali.

Berbeda halnya di luar Bali, dikatakan mereka rebutan. Salah satunya menjadi saksi, maupun pendukung lainnya.

“Kalau di luar  Bali mereka rebutan,  sebab membicarakan politik saat ini sudah tidak tabu lagi. Kalau generasi muda terjun jadi pengurus partai politik justru sangat dimudahkan sekali,” tandasnya. (*)

Editor: Ahmad Latief Fahrezi

Sumber: Denpasar Update

Sumber: https://denpasarupdate.pikiran-rakyat.com/balinesia/pr-714648740/gelar-pendidikan-politik-lolak-optimis-hanura-gianyar-raih-kursi-legislatif-di-pemilu-serentak-2024?page=3

BAGIKAN